Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis survei elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2029 dengan Partai Gerindra di posisi teratas 17,3 persen, disusul PDI Perjuangan 16,8 persen. Survei yang digelar 8–20 September 2026 melibatkan 1.246 responden di 36 provinsi itu mencatat 22,5 persen responden belum menentukan pilihan partai.
YOGYAKARTA — Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah menyampaikan temuan survei tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Senin. Selain Gerindra dan PDIP, Partai NasDem menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 7,3 persen, diikuti PKB 6,2 persen dan Partai Golkar 6,1 persen.
Posisi berikutnya diisi PKS 5,5 persen, PAN 4,3 persen, PSI 4,3 persen, dan Partai Demokrat 4,1 persen. Gabungan partai di luar parlemen memperoleh 5,6 persen.
Irwan menyebut angka responden tanpa jawaban itu sebagai sinyal bahwa peta dukungan parpol belum terkunci. "Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Irwan.
Menurut Irwan, proporsi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang bagi partai politik untuk merebut dukungan menjelang kontestasi 2029. Responden yang belum menentukan sikap dinilai belum menemukan partai yang sesuai dengan preferensi mereka.
Survei LKPI dilaksanakan pada 8–20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi. Pengambilan sampel memakai metode multistage random sampling, tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.
Wawancara dilakukan melalui dua jalur. Tatap muka mencapai 64,4 persen dengan tingkat respons 58,3 persen, sedangkan wawancara telepon ke nomor ponsel virtual acak mencatat tingkat kontak 35 persen dan tingkat respons 33,1 persen.
Selisih tipis antara Gerindra dan PDIP mengindikasikan persaingan dua partai teratas masih terbuka. Sementara itu, mayoritas partai menengah dan kecil belum menembus ambang batas parlemen dalam simulasi survei ini.
Hasil survei LKPI dipublikasikan di Jakarta dan mencakup responden dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Partai politik belum memberikan tanggapan resmi atas temuan ini.