Kepala Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta yang baru, Irjen Pol Langgeng Purnomo, mencanangkan program "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai arah kepemimpinannya. Komitmen itu disampaikan saat Upacara Serah Terima Pataka Polda DIY di Sleman, Jumat. Langgeng menekankan penguatan niat dan nilai spiritual personel sebagai fondasi program tersebut.
SLEMAN — Irjen Pol Langgeng Purnomo resmi memimpin Polda DIY setelah dilantik Kapolri pada 3 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol Anggoro Sukartono. Dalam upacara serah terima pataka di Sleman, ia menjabarkan pendekatan kepemimpinannya yang bertumpu pada kedekatan polisi dengan warga.
Program "Polisi Bersama Masyarakat" yang diusung Kapolri menjadi kerangka utama. Langgeng menyebut program itu hanya bisa terwujud jika setiap personel lebih dulu membenahi komitmen dan niat pengabdiannya.
Langgeng menempatkan pembenahan internal sebagai prioritas awal. Menurut dia, sosok polisi yang hadir di tengah masyarakat tidak lahir dari instruksi semata, melainkan dari kesadaran setiap personel menjalankan kewajibannya.
"Untuk mewujudkan 'Polisi Bersama Masyarakat', hal pertama yang harus dilakukan adalah penguatan komitmen untuk konsisten berbuat kebaikan, menjalankan kewajiban dan tanggung jawab," kata Langgeng.
Ia menambahkan bahwa niat positif dan keinginan luhur mengabdi kepada masyarakat menjadi energi yang menggerakkan pikiran dan hati personel Polda DIY.
"Nilai spiritual harus menjadi energi utama yang menguatkan setiap langkah pelaksana tugas di lapangan," ujarnya.
Seluruh jajaran Polda DIY diminta melakukan introspeksi diri, baik dari sisi kompetensi teknis maupun kepribadian. Langgeng ingin setiap tugas yang dijalankan dilandasi keikhlasan, bukan sekadar kewajiban administratif.
"Saya ajak seluruh personel Polda DIY untuk meluruskan niat, menata diri dan menjalankan tugas dengan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya.
Ia juga menginstruksikan jajaran menjaga soliditas, integritas, dan kehormatan institusi Polri. Pelayanan di lapangan, menurut dia, harus dijalankan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Langgeng berkomitmen memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di DIY. Ia menyebut pelayanan prima yang adaptif, humanis, adil, dan transparan sebagai standar yang harus dijaga jajarannya.
Polda DIY juga menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat maupun daerah. Menurut Langgeng, sinergi itu bagian dari peran polisi sebagai perekat bangsa.
"Program Kapolri Polisi Bersama Masyarakat dapat menjadi nyata dalam setiap langkah pengabdian sehingga polisi mampu menjadi role model perekat bangsa," ujarnya.
Serah terima pataka menandai peralihan kepemimpinan di Polda DIY. Langgeng sebelumnya menjabat di lingkungan Polri sebelum dipercaya memimpin kepolisian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.