PSIM Yogyakarta Sambut Baik Hasil Pengundian League Cup, Hanya Juara Grup yang Lolos

Penulis: Edi Wahyono  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:48:01 WIB
Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar menyampaikan penilaiannya terkait hasil pengundian babak grup League Cup.

Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar menyambut baik hasil pengundian babak grup League Cup musim 2026/2027 yang menempatkan timnya bersama Persikad Depok dan Persiku Kudus. Seluruh pertandingan fase grup bakal digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga Laskar Mataram tidak perlu bertandang ke luar daerah. Hanya juara grup yang berhak melaju ke babak berikutnya.

YOGYAKARTA — Iksan menilai komposisi grup yang dihadapi PSIM jauh lebih ringan dibandingkan sejumlah grup lain di zona barat. Penilaian itu disampaikannya merujuk pada peta persaingan antarwilayah yang dinilai lebih ketat.

"Kalau dari sisi lawan dan juga drawing menurut kita tidak terlalu sulit dibandingkan grup-grup lain di zona barat yang secara persaingan lebih sulit," ungkap Iksan, dikutip dari laman resmi klub, Kamis.

Dua laga fase grup dijadwalkan berlangsung pada November. PSIM lebih dulu menjamu Persikad Depok, lalu bertandang menghadapi Persiku Kudus yang bermarkas di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jadwal Kandang dan Tandang PSIM di Fase Grup

Susunan jadwal itu membuat PSIM tidak akan bertanding di luar Kota Yogyakarta selama fase grup. Kondisi tersebut dinilai menguntungkan dari sisi kebugaran pemain dan dukungan suporter.

"Jadi tentu ini sebuah hal positif dan harapannya semoga bisa dimaksimalkan oleh tim karena hanya juara grup yang akan lolos," kata Iksan.

Meski demikian, jadwal pasti kedua pertandingan belum diumumkan. Iksan menyebut laga sudah pasti digelar pada November berdasarkan konfirmasi Direktur Utama Ileague.

Dua Laga Tambahan Jadi Tantangan bagi Tim Pelatih

Penambahan dua pertandingan di tengah jadwal Super League menuntut tim pelatih mengatur komposisi skuad lebih cermat. Kompetisi Super League tetap berjalan pada bulan yang sama.

Iksan menyoroti hal itu sebagai tantangan tersendiri. Rotasi pemain dinilai bakal menentukan kualitas penampilan PSIM di kedua kompetisi.

Di sisi lain, regulasi League Cup yang hanya mengizinkan setiap tim mendaftarkan tiga pemain asing membuka ruang lebih besar bagi pemain lokal. Iksan menilai kebijakan itu memberi kesempatan bagi pemain yang selama ini minim menit bermain.

"Tentu hal ini menjadi kesempatan bagi para pemain lokal yang selama ini kurang mendapat menit bermain untuk membuktikan kualitas mereka dan memberikan sumbangsih yang positif bagi tim," katanya.

PSIM kini menunggu pengumuman resmi jadwal pertandingan dari operator kompetisi sebelum menyusun persiapan lebih lanjut.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top