Bupati Sleman Lantik 5 Lurah Hasil PAW 2026, Minta Pemerintahan Kalurahan Berjalan Optimal

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:49:31 WIB
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik lima lurah hasil Pemilihan Lurah Antar-Waktu (PAW) 2026 di Sleman, Kamis.

Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik lima lurah terpilih hasil Pemilihan Lurah Antar-Waktu (PAW) Tahun 2026 di lima kalurahan, yakni Caturtunggal, Sendangadi, Candibinangun, Maguwoharjo, dan Trihanggo. Dalam pelantikan yang digelar di Sleman, Kamis, Harda meminta para lurah menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, dan memberdayakan warga. Kelima lurah sebelumnya terpilih melalui Musyawarah Kalurahan yang digelar serentak pada 27 September 2026.

SLEMAN — Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pelantikan lima lurah hasil PAW bukan sekadar acara seremonial. Menurutnya, momen itu menjadi titik awal tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tingkat kalurahan.

"Pelantikan hari ini bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik," kata Harda di Sleman, Kamis.

Lima kalurahan yang kini dipimpin lurah baru adalah Caturtunggal, Sendangadi, Candibinangun, Maguwoharjo, dan Trihanggo. Kelimanya terpilih lewat Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Antar-Waktu yang digelar serentak pada 27 September 2026.

Pesan Kerukunan Usai Pemilihan Selesai

Harda mengingatkan seluruh lurah terpilih dan warga bahwa proses pemilihan telah berakhir. Ia meminta pengelompokan dukungan pasca-pemilihan dihentikan demi menjaga kerukunan.

"Setelah proses pemilihan berakhir, maka berakhir pula perbedaan pilihan. Tidak ada lagi kelompok yang memilih dan kelompok yang tidak memilih. Saudara adalah lurah bagi seluruh masyarakat kalurahan," ujarnya.

Pesan itu menyasar potensi gesekan yang kerap muncul setelah kontestasi di tingkat kalurahan. Lurah baru diminta merangkul semua pihak, bukan hanya pendukungnya.

Prinsip Manjing Ajur Ajer Jadi Pegangan

Harda mengajak para lurah memegang prinsip manjing ajur ajer. Prinsip itu menuntut pemimpin menyatu dengan masyarakat, hadir di tengah warga, serta mendengarkan dan memahami kebutuhan mereka secara langsung.

"Pemimpin itu di depan. Jangan menjadi pemimpin yang hanya hadir di ruang kantor, tetapi jadilah pemimpin yang hadir ketika masyarakat membutuhkan," tegas Harda.

Ia menekankan pengalaman yang dimiliki para lurah baru diharapkan mempercepat pelayanan publik di tingkat kalurahan. Pemkab Sleman berharap roda pemerintahan berjalan optimal dan sinergi antara pemerintah daerah, kalurahan, dan masyarakat semakin kuat.

Apa Tugas Utama Lurah Hasil PAW?

Harda menyebut tiga tugas pokok yang harus dijalankan kelima lurah. Pertama, menyelenggarakan pemerintahan di tingkat kalurahan. Kedua, melaksanakan pembangunan sesuai kebutuhan warga. Ketiga, memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri.

Ketiga tugas itu menjadi dasar penilaian kinerja lurah baru dalam menjalankan amanah. Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan pelayanan publik di lima kalurahan tersebut berjalan lebih cepat setelah pelantikan.

Proses PAW di lima kalurahan Sleman rampung lewat musyawarah yang digelar serentak pada 27 September 2026. Pelantikan menjadi penutup tahapan pemilihan sekaligus awal masa kerja lurah baru.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top