IHG Hadirkan Hotel Indigo 180 Kamar di Yogyakarta, Debut Perdana di Kota Budaya Buka 2029

Penulis: Boyke Sihombing  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:50:01 WIB
Penandatanganan kerja sama IHG Hotels & Resorts dan PT Raka Eka Makmur untuk menghadirkan Hotel Indigo Yogyakarta.

IHG Hotels & Resorts resmi menandatangani kerja sama dengan pengembang properti PT Raka Eka Makmur untuk menghadirkan Hotel Indigo Yogyakarta yang dijadwalkan beroperasi pada 2029. Penandatanganan ini menandai debut perdana merek Hotel Indigo di Yogyakarta sekaligus memperkuat portofolio Luxury & Lifestyle IHG di Indonesia. Hotel ini akan menjadi pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin menjelajahi situs Warisan Dunia UNESCO seperti Borobudur dan Prambanan.

YOGYAKARTA — Kerja sama antara IHG Hotels & Resorts dan PT Raka Eka Makmur menghadirkan Hotel Indigo Yogyakarta dengan 180 kamar yang dirancang merefleksikan kekayaan identitas budaya dan warisan kreatif kota tersebut. Hotel ini dijadwalkan buka pada 2029 dan menandai debut perdana merek Hotel Indigo di Yogyakarta.

Chris Anklin, Senior Director, Development, South East Asia & Korea, IHG Hotels & Resorts, menyampaikan antusiasmenya atas kerja sama tersebut.

"Kami sangat senang dapat membawa Hotel Indigo ke Yogyakarta, destinasi yang dikenal akan kekayaan warisan budaya, energi kreatif, serta daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik maupun internasional," katanya.

Fasilitas Hotel Indigo Yogyakarta: Restoran, Rooftop Bar, hingga Ballroom

Hotel Indigo Yogyakarta akan dilengkapi restoran all-day dining, bar dan teras rooftop, kolam renang, pusat kebugaran, dan spa. Tersedia pula sekitar 740 meter persegi ruang pertemuan dan acara yang terdiri dari ballroom dan beberapa ruang pertemuan.

Setiap Hotel Indigo di berbagai kota mengambil inspirasi dari lingkungan sekitar, budaya lokal, serta tren terkini dalam kuliner, minuman, dan desain untuk menciptakan suasana yang hangat dan semarak.

Yogyakarta Dinilai Cocok dengan Karakter Hotel Indigo

Chris menilai perluasan portofolio Luxury & Lifestyle di Indonesia membuka semakin banyak peluang di destinasi yang memiliki karakter lokal khas dan cerita autentik. Menurutnya, Yogyakarta sangat sesuai dengan Hotel Indigo, merek yang terinspirasi dari karakter dan semangat lingkungan di setiap lokasi tempatnya hadir.

"Yogyakarta sangat sesuai dengan Hotel Indigo, sebuah merek yang terinspirasi dari karakter dan semangat lingkungan di setiap lokasi tempat Hotel Indigo hadir," katanya.

Chris juga menilai posisi Yogyakarta sebagai pintu gerbang menuju Borobudur, salah satu dari lima destinasi super prioritas Indonesia. Tingginya minat perjalanan serta konektivitas udara yang semakin baik melalui Yogyakarta International Airport memperkuat daya tarik kota ini sebagai pusat pariwisata.

"Penandatanganan ini menandai dimulainya kemitraan kami dengan PT Raka Eka Makmur. Bersama-sama, kami berharap dapat menciptakan pengalaman perhotelan yang menampilkan hal-hal terbaik dari Yogyakarta sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan kota ini sebagai destinasi pariwisata," katanya.

Pintu Gerbang Menuju Borobudur dan Prambanan

Ronny Pallar, Presiden Direktur PT Raka Eka Makmur, menyebut Yogyakarta sebagai jantung budaya Pulau Jawa yang dikenal akan kekayaan warisan budaya, tradisi seni, dan komunitas kreatifnya yang dinamis.

"Sebagai jantung budaya Pulau Jawa, Yogyakarta dikenal akan kekayaan warisan budaya, tradisi seni, dan komunitas kreatifnya yang dinamis. Hotel ini akan menjadi pintu gerbang bagi para tamu untuk menikmati pengalaman autentik melalui seni, kuliner, dan budaya Yogyakarta, sekaligus menjadi tempat untuk menjelajahi situs Warisan Dunia UNESCO seperti Borobudur dan Prambanan," kata Ronny.

Hotel Indigo Yogyakarta menjadi bagian dari strategi IHG memperkuat portofolio Luxury & Lifestyle di Indonesia, dengan menyasar destinasi yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top