BANTUL — Kabupaten Bantul bersiap membuka gerbang rekrutmen massal dengan total 1.000 lowongan kerja yang tersebar di berbagai sektor usaha. Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk menekan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi pekerjaan rumah utama di daerah penyangga Kota Yogyakarta itu.
Ribuan formasi tersebut tidak hanya menyasar lulusan sarjana, tetapi juga terbuka lebar bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) hingga sekolah menengah atas (SMA). Kebijakan ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Dari total seribu lowongan yang disiapkan, sektor industri pengolahan dan pariwisata diprediksi menjadi penyumbang formasi terbesar. Hal ini sejalan dengan kondisi geografis Bantul yang memiliki kawasan pantai selatan serta banyaknya kawasan industri kecil dan menengah yang tersebar di sejumlah kapanewon.
Selain dua sektor utama tersebut, lapangan pekerjaan di bidang jasa, perdagangan, dan pertanian modern juga turut mewarnai daftar lowongan yang akan diumumkan. Para pencari kerja disarankan untuk menyiapkan berkas lamaran secara lengkap sejak sekarang.
Meski jadwal pasti pembukaan pendaftaran belum diumumkan secara resmi, pihak pemkab memastikan informasi lowongan akan disosialisasikan melalui kanal resmi dan platform daring. Calon pelamar diminta mewaspadai pihak-pihak yang mengatasnamakan rekrutmen dengan meminta sejumlah uang.
Pemkab Bantul menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya apa pun. Informasi lebih lanjut mengenai rincian posisi, kualifikasi, dan tata cara pendaftaran akan menyusul dalam pengumuman resmi pemerintah daerah.
Hadirnya ribuan lowongan ini menjadi angin segar bagi ribuan pencari kerja di Bantul. Sebelumnya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kabupaten ini kerap menjadi perhatian karena jumlah lulusan baru yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja formal.
Dengan dibukanya kesempatan ini, diharapkan terjadi percepatan penyerapan tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah juga berharap para perusahaan yang membuka lowongan dapat memprioritaskan warga berdomisili di Bantul agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.