Disperindag Sleman Intensifkan Pemantauan Harga di 8 Pasar Rakyat, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Dinamika Cuaca

Penulis: Boyke Sihombing  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 08:43:01 WIB
Petugas Disperindag Kabupaten Sleman memantau harga bahan pokok di Pasar Sleman sebagai bagian dari pengawasan harian di delapan pasar rakyat.

SLEMAN — Delapan pasar rakyat di Kabupaten Sleman kini menjadi pusat perhatian petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat. Bukan tanpa sebab, pemantauan ketat dilakukan setiap hari untuk memastikan harga pangan tidak melonjak di tengah ancaman gangguan rantai pasok nasional.

Melalui Sistem Informasi Harga Pangan (Siharpa), tim harga pangan melaporkan perkembangan harga berbagai komoditas secara real-time. Masyarakat bisa mengakses data tersebut secara mandiri melalui laman https://hargapangan.slemankab.go.id.

Delapan Titik Pasar yang Dipantau Setiap Hari

Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari, menyebut pemantauan intensif difokuskan di pasar-pasar utama yang menjadi barometer harga. Kedelapan pasar tersebut meliputi:

  • Pasar Sleman
  • Pasar Prambanan
  • Pasar Godean
  • Pasar Tempel
  • Pasar Pakem
  • Pasar Kalasan
  • Pasar Depok
  • Pasar Cebongan

"Pemantauan dilakukan petugas tim harga pangan yang setiap hari melaporkan perkembangan harga," ujar Kepala Bidang Usaha Disperindag Kabupaten Sleman, Isti Fajaroh.

Operasi Pasar dan Pengawasan Satgas Pangan

Selain memantau harga, Disperindag Sleman bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY secara berkala menggelar operasi pasar untuk komoditas strategis. Beras, minyak goreng, dan gula pasir menjadi fokus utama agar masyarakat bisa membeli dengan harga lebih terjangkau.

Di sisi pengawasan, sinergi dengan Satgas Pangan Polresta Sleman diperkuat. Langkah ini untuk mencegah pelanggaran distribusi yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan di Kabupaten Sleman.

Imbauan Belanja Bijak untuk Jaga Stabilitas

Dwi Wulandari mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Membeli barang dalam jumlah wajar dinilai membantu menjaga stabilitas harga, sehingga seluruh lapisan masyarakat tetap bisa mengakses bahan pokok.

"Disperindag Sleman berkomitmen terus menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat Kabupaten Sleman," katanya.

Langkah antisipasi ini menjadi penting mengingat faktor cuaca dan fluktuasi harga global kerap menjadi pemicu gejolak harga pangan di tingkat daerah. Pemerintah kabupaten memastikan stok aman dan distribusi tetap lancar hingga beberapa pekan ke depan.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top