SLEMAN — Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Sumberharjo, Sleman, sukses melaksanakan panen perdana melon premium yang ditanam di atas tanah kas kalurahan. Keberhasilan ini langsung mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Sleman yang menilai inovasi tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa.
Panen perdana ini menjadi titik awal pengelolaan aset desa secara produktif. Alih-alih membiarkan tanah kas menganggur, Bumkal Sumberharjo memanfaatkannya untuk komoditas pertanian bernilai jual tinggi.
Pemkab Sleman menilai langkah Bumkal Sumberharjo ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kalurahan. Pemanfaatan tanah kas untuk komoditas premium seperti melon dinilai jauh lebih bernilai dibandingkan penyewaan konvensional.
“Inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa,” demikian penilaian yang disampaikan Pemkab Sleman terkait keberhasilan panen perdana tersebut.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa tanah kas desa tidak hanya bisa disewakan untuk lahan pertanian biasa, tetapi juga bisa dikelola langsung oleh Bumkal untuk komoditas bernilai ekonomi lebih tinggi.
Pengelolaan tanah kas oleh Bumkal memberikan dampak ganda. Selain menghasilkan komoditas unggulan, model ini juga berpotensi menambah pendapatan asli kalurahan (PADesa) secara berkelanjutan.
Dengan skema pengelolaan langsung, keuntungan dari hasil panen masuk sepenuhnya ke kas kalurahan. Hal ini berbeda dengan model sewa yang pendapatannya cenderung statis setiap tahun.
Ke depan, model pengelolaan tanah kas seperti ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi kalurahan lain di Sleman yang memiliki aset tanah namun belum dikelola secara optimal.
Melon premium dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan melon biasa. Permintaan pasar untuk melon premium juga dinilai cukup stabil, baik untuk pasar lokal maupun luar daerah.
Pemilihan komoditas ini menunjukkan adanya perhitungan bisnis yang matang oleh pengurus Bumkal. Mereka tidak sekadar memanfaatkan lahan, tetapi juga mempertimbangkan aspek pasar dan keuntungan.
Keberhasilan panen perdana ini menjadi modal awal bagi Bumkal Sumberharjo untuk mengembangkan skala usaha. Jika konsisten, bukan tidak mungkin hasil panen berikutnya akan meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan efisiensi produksi.