Muscab ke-10 Gapensi Kulon Progo: 66 Kontraktor Lokal Bertahan di Tengah Penurunan Anggota DIY

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:55:31 WIB
Sebanyak 66 perusahaan konstruksi lokal mengikuti Muscab ke-10 BPC Gapensi Kulon Progo di tengah penurunan jumlah anggota aktif.

KULON PROGO — Sebanyak 66 perusahaan konstruksi lokal yang tergabung dalam BPC Gapensi Kulon Progo masih bertahan di tengah kontraksi industri yang menekan jumlah anggota aktif secara signifikan. Muscab ke-10 yang digelar Senin ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus mencari momentum di balik hadirnya Yogyakarta International Airport (YIA) dan jalan tol Yogyakarta-YIA.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kulon Progo Nanang Sukrisno mendorong kontraktor lokal untuk tidak sekadar menjadi penonton di proyek-proyek strategis yang beroperasi di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan ekonomi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, serta lembaga keuangan.

"Infrastruktur seperti YIA dan akses tol Yogyakarta-YIA harus menjadi momentum bagi perusahaan konstruksi lokal untuk menjadi pelaku utama," kata Nanang dalam sambutannya di Muscab ke-10.

Anggota Aktif DIY Susut dari 600 Menjadi 230 Perusahaan

Ketua BPD Gapensi DIY Zuharsono membeberkan kondisi pahit yang dialami organisasi. Pengetatan regulasi dan dampak pascapandemi memicu penurunan tajam jumlah anggota aktif di tingkat provinsi.

"Kondisi proyek memang menurun drastis, tetapi saya sangat mengapresiasi para anggota yang terus bertahan. Anggota yang hadir hari ini adalah orang-orang hebat. Tetap semangat, walau lemas harus tetap berdiri tegak," ujar Zuharsono.

Ia menilai tradisi musyawarah mufakat yang diusung dalam Muscab ke-10 akan menjaga kesolidan organisasi sehingga proses pemilihan kepengurusan baru BPC Gapensi Kulon Progo dapat berjalan lancar.

Pemkab Kulon Progo Tekankan Integritas dan Standar Mutu

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Wakil Bupati Ambar Purwoko memberikan dukungan penuh kepada para pelaksana jasa konstruksi daerah. Ia mengajak seluruh kontraktor untuk bersinergi memajukan infrastruktur dengan mengedepankan standar mutu dan integritas dalam setiap pekerjaan.

"Kami berharap pembangunan ke depan dilaksanakan sesuai standar mutu, kualitas, serta dilakukan dengan jujur dan amanah. Sesuatu yang didapatkan dengan cara yang baik akan membawa kebaikan bagi pribadi dan keluarga," kata Ambar.

Melalui forum Muscab ke-10 ini, BPC Gapensi Kulon Progo optimistis dapat mengukuhkan kepengurusan yang solid dan adaptif. Organisasi menargetkan peran yang lebih kuat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, khususnya di tengah geliat ekonomi baru yang tumbuh di sekitar YIA dan koridor tol.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top