Hands-on Samsung DeX di Galaxy Z Fold 8: Fitur Workspace Baru yang Bikin Laptop Makin Sering Ditinggal

Penulis: Edi Wahyono  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:10:01 WIB
Samsung memperkenalkan fitur Samsung DeX terbaru pada Galaxy Z Fold 8 dengan dukungan hingga empat workspace terpisah.

DI YOGYAKARTA — Samsung Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8 akan segera hadir, dan bagi kamu yang berencana memboyong salah satunya, ada satu fitur yang paling saya soroti: Samsung DeX. Mode desktop ini kerap jadi fitur "pembunuh" yang paling diremehkan dari lini flagship Samsung, dan untuk generasi ini, DeX membawa satu pembaruan yang secara signifikan mengubah cara saya bekerja.

Saya sudah menguji DeX versi terbaru ini selama seminggu terakhir pada Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra. Cara aksesnya masih sama seperti sebelumnya: colokkan langsung ke monitor via USB-C, pakai hub HDMI, atau sambungkan secara nirkabel ke TV yang mendukung. Yang berbeda adalah cara saya mengelola aplikasi di dalamnya.

Empat Workspace: Multitasking yang Kini Lebih Terorganisir

Fitur anyar yang saya maksud adalah kemampuan untuk membuat hingga empat workspace terpisah. Setiap workspace bisa menampung maksimal lima aplikasi, yang berarti total ada 20 aplikasi yang bisa berjalan bersamaan. Jujur, saya jarang butuh 20 aplikasi aktif sekaligus, tapi yang membuat perbedaan besar adalah aspek organisasinya.

Saya menyusun satu workspace khusus untuk aplikasi kerja seperti Slack, Gmail, Chrome, Google Docs, dan Messages. Workspace kedua saya isi dengan aplikasi media sosial, dan workspace ketiga khusus untuk aplikasi editing seperti CapCut, PhotoDirector, dan PowerDirector. Perpindahan antar-workspace dilakukan lewat ikon tiga garis vertikal di pojok kiri bawah antarmuka, yang cara kerjanya sangat mirip dengan fitur multiple desktops di Windows 11.

Dengan adanya workspace ini, saya tidak perlu lagi membuka dan menutup aplikasi secara manual setiap kali berganti konteks pekerjaan. Semua sudah tertata rapi, dan itu berdampak langsung pada produktivitas.

Yang Belum Berubah: Multitasking Sampingan dan Fitur yang Hilang

Di luar fitur workspace tersebut, DeX di generasi ini tidak banyak berubah dari beberapa iterasi sebelumnya. Saya masih bisa menjalankan dua aplikasi berdampingan dan mengubah ukurannya lewat slider di tengah layar. Misalnya, saya bisa membuat Chrome memenuhi sebagian besar layar sementara Slack tampil kecil di sampingnya.

Namun, ada dua hal yang saya harap bisa segera hadir. Pertama, Samsung belum mengadopsi fitur "Snap Layouts" ala Windows 11 yang memungkinkan pengaturan aplikasi dalam tata letak preset. Saya ingin bisa membagi layar menjadi empat kuadran dengan empat aplikasi berbeda secara bersamaan, bukan hanya dua.

Kedua, dukungan multiple user profiles yang sudah hilang selama beberapa generasi. Padahal fitur ini krusial untuk memisahkan akun kerja dan personal secara bersih. Saya punya bookmark yang terikat ke akun kerja yang tidak bisa diakses di DeX karena Chrome terkunci ke profil personal saya. Ini hambatan yang nyata, bukan sekadar preferensi.

Kesimpulan: 90% Pengganti Laptop, 10% Sisanya Masih Kurang

Saya tidak bisa memungkiri bahwa DeX di Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 ini menyelamatkan saya saat lupa membawa laptop. Saya bisa menyelesaikan hampir 90% beban kerja harian hanya dengan DeX. Sepuluh persen sisanya adalah pekerjaan yang membutuhkan fitur-fitur yang saya sebutkan di atas.

DeX juga terasa makin berharga karena kompatibilitasnya dengan perangkat lain. Saya memakainya bersama kacamata pintar Xreal, mouse nirkabel, dan keyboard Bluetooth. Kombinasinya menghasilkan pengalaman desktop portabel yang nyaris sempurna, dengan opsi semi-transparansi pada antarmuka agar saya tetap sadar akan lingkungan sekitar. Melihat arah pengembangan Samsung pada wearable display dan smart glasses, masa depan DeX terlihat menjanjikan.

Kelebihan: - Empat workspace untuk organisasi aplikasi yang lebih baik - Kemampuan menjalankan hingga 20 aplikasi secara bersamaan - Integrasi lancar dengan monitor eksternal dan perangkat wearable

Kekurangan: - Belum ada fitur Snap Layouts untuk tata letak empat aplikasi sekaligus - Dukungan multiple user profiles yang masih hilang - Perbedaan dari generasi sebelumnya terbilang minim di luar fitur workspace

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top