YOGYAKARTA — Sebanyak 51 kantong darah berhasil dikumpulkan dari aksi donor darah yang digelar Kanwil Ditjenpas DIY bersama PMI Kota Yogyakarta, Senin (10/8). Kegiatan yang berlangsung di kantor PMI Kota Yogyakarta ini melibatkan jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-DIY.
Total 90 orang tercatat mendaftar dalam kegiatan tersebut, namun setelah melalui tahap skrining kesehatan, hanya 51 orang yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya. Sebanyak 39 peserta lainnya dinyatakan tidak dapat mengikuti donor karena berbagai pertimbangan medis.
Kepala Kanwil Ditjenpas DIY dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini sengaja diisi dengan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Donor darah dipilih sebagai bentuk kepedulian sederhana yang bisa dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
"Semoga setetes darah yang kita donorkan hari ini dapat bermanfaat bagi penerimanya. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian dari kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.
Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Yogyakarta, dr. Fery Fachriza, mengapresiasi inisiatif jajaran Pemasyarakatan DIY. Menurutnya, stok darah di PMI Kota Yogyakarta masih membutuhkan pasokan tambahan dari berbagai pihak.
"Kami memberikan apresiasi atas terselenggaranya aksi donor darah ini. Kebutuhan darah saat ini masih banyak, sehingga kegiatan seperti ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap dr. Fery Fachriza.
Para peserta mengikuti alur donor darah secara berurutan, mulai dari registrasi, pengisian formulir skrining kesehatan, pengambilan nomor antrean, hingga proses pengambilan darah oleh petugas PMI. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Aksi donor darah ini merupakan salah satu upaya Kanwil Ditjenpas DIY dalam mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang membawa manfaat nyata. Semangat berbagi ini diharapkan memperkuat nilai kemanusiaan serta semangat pengabdian jajaran Pemasyarakatan kepada masyarakat luas.