Tantangan Orang Tua Anak Neurodivergent di Indonesia: Hasil Survei 173 Keluarga

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:03:01 WIB
Orang tua anak neurodivergent di Indonesia mengungkapkan kekhawatiran dan tekanan sosial dalam survei yang melibatkan 173 keluarga.

DI YOGYAKARTA — Selama ini, pembahasan tentang anak neurodivergent hampir selalu berpusat pada pendapat dokter, psikolog, atau terapis. Padahal, ada satu pihak yang paling lama mendampingi tumbuh kembang anak setiap hari—orang tua. Atelier of Minds, sebuah inisiatif yang fokus pada isu neurodiversitas, mencoba menjembatani celah ini melalui survei terhadap 173 orang tua dari berbagai kota di Indonesia.

Hasilnya mengungkap realita yang jarang terdengar: orang tua justru lebih dulu peka terhadap perubahan anak, namun kerap berjuang sendiri menghadapi kekhawatiran, tekanan sosial, hingga beban finansial. Survei ini melibatkan orang tua dengan anak yang memiliki kondisi beragam, mulai dari autism spectrum disorder (ASD), ADHD, hingga sensory processing disorder.

Intuisi Orang Tua vs.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: olenka.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top