Pencarian

Rupiah Menguat 55 Poin ke Rp17.972 per Dolar AS, Terbaik Sejak Tekanan Global Mereda

Rabu, 05 Agustus 2026 • 11:08:31 WIB
Rupiah Menguat 55 Poin ke Rp17.972 per Dolar AS, Terbaik Sejak Tekanan Global Mereda
Rupiah ditutup menguat 55 poin ke level Rp17.972 per dolar AS seiring meredanya tekanan indeks dolar di pasar global.

DI YOGYAKARTA — Penguatan rupiah terjadi di tengah mulai meredanya tekanan indeks dolar AS di pasar global. Pergerakan ini juga sejalan dengan optimisme pelaku pasar terhadap arus modal asing yang kembali masuk ke instrumen domestik berimbal hasil menarik.

Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu Penguatan

Dari eksternal, pelaku pasar mencermati data ekonomi AS yang dirilis pekan ini. Ekspektasi bahwa bank sentral AS (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya membuat dolar kehilangan momentum penguatannya.

Di sisi domestik, pemerintah dan Bank Indonesia dinilai konsisten menjaga stabilitas pasar keuangan. Intervensi ganda yang dilakukan otoritas moneter, baik di pasar spot maupun Surat Berharga Negara (SBN), mulai memberikan hasil yang terlihat dari penguatan nilai tukar hari ini.

Level Psikologis Rp18.000 Masih Menjadi Titik Kritis

Meski berhasil menguat, posisi rupiah di kisaran Rp17.972 masih berada di atas level psikologis Rp18.000. Para pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi fluktuasi, terutama jika data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan.

Penguatan tipis sebesar 0,31 persen ini menunjukkan bahwa pasar masih dalam fase konsolidasi. Volume perdagangan di pasar non-deliverable forward (NDF) juga terpantau moderat, mengindikasikan pelaku pasar belum berani mengambil posisi besar sebelum ada kepastian arah kebijakan moneter global.

Korelasi IHSG dan Arus Modal Asing

Penguatan rupiah pagi ini diharapkan menjadi katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan hari ini. Sebelumnya, IHSG sempat mengalami tekanan seiring pelemahan rupiah yang memicu aksi jual investor asing di pasar saham.

Jika penguatan rupiah bertahan hingga penutupan pasar, bukan tidak mungkin investor asing akan kembali mencatatkan posisi beli bersih (net buy) di pasar reguler. Sektor perbankan dan komoditas biasanya menjadi tujuan utama aliran dana asing ketika sentimen membaik.

Namun demikian, stabilitas kurs masih sangat rentan terhadap gejolak eksternal. Pergerakan rupiah ke depan akan sangat ditentukan oleh hasil pertemuan The Fed serta kebijakan bank sentral Jepang yang juga tengah menjadi perhatian pasar.

Follow www.jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks