Pencarian

Retno Marsudi Kembali ke Jogja, Menteri Luar Negeri Itu Bernostalgia Makan Sego Pecel di Warung Legendaris Dekat UGM

Kamis, 13 Agustus 2026 • 16:56:31 WIB
Retno Marsudi Kembali ke Jogja, Menteri Luar Negeri Itu Bernostalgia Makan Sego Pecel di Warung Legendaris Dekat UGM
Retno Marsudi menyantap sego pecel di warung legendaris SGPC Bu Wiryo, Sleman, saat kembali ke Yogyakarta.

SLEMAN — Retno Marsudi membuktikan bahwa selera kuliner tidak banyak berubah meski kariernya telah menempuh perjalanan panjang di panggung diplomasi dunia. Lewat akun Instagram pribadinya, @retno_marsudi, ia membagikan momen bersantap di warung legendaris yang sudah dikenalnya sejak puluhan tahun lalu.

Dalam unggahan yang dilihat pada Rabu (12/8/2026), Retno tampak duduk di bangku kayu khas warung sambil menyantap seporsi sego pecel. Ia menyebut SGPC Bu Wiryo sebagai tempat yang sangat legendaris di kalangan mahasiswa Jogja dari generasi ke generasi.

Menu Andalan yang Tak Pernah Berubah

Retno mengaku sudah mengenal warung ini sejak duduk di bangku kuliah. Menariknya, ia menilai menu yang disajikan sampai sekarang tidak banyak berubah meski sudah berpuluh-puluh tahun berlalu.

Untuk menu andalannya, Retno memesan pecel tanpa nasi dengan lauk tempe, telur ceplok, dan kerupuk. Ia juga memesan segelas minuman sari hangat tanpa tambahan gula sebagai teman bersantap.

Sejarah SGPC Bu Wiryo, Warung yang Lahir Sebelum UGM Pindah ke Bulaksumur

SGPC merupakan singkatan dari Sego Pecel, nama yang diberikan pelanggan sekitar era 1970-an untuk memudahkan penyebutan. Nama itu kemudian melekat dan menjadi identitas warung hingga sekarang, meski pendirinya bernama Bu Wiryo.

Warung ini dirintis pada 1959 oleh pasangan suami istri Dario dan Suyati yang menyandang nama keluarga Wiryosoenarto. Awalnya, mereka berjualan di sisi timur kompleks Kantor Pusat Tata Usaha (KPTU) UGM yang saat itu masih berada di kawasan Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Saat UGM memindahkan kegiatan akademiknya ke Bulaksumur, Bu Wiryo ikut berpindah. Ia sempat berjualan dengan cara digendong di bawah pohon sawo kecik, tak jauh dari Balairung UGM, sebelum akhirnya menetap di Jalan Agro CT VIII, Sleman, pada 1994—lokasi yang sama dengan tempat Retno bersantap saat ini.

Resep dan Suasana yang Dijaga Lintas Generasi

Sejak awal berdiri, warung ini konsisten mempertahankan resep sekaligus suasana sederhananya. Meja dan bangku panjang dari kayu tanpa polesan interior yang berlebihan masih menjadi ciri khas yang dipertahankan.

Menu andalannya adalah sego pecel dengan bumbu kacang khas, dilengkapi sayuran seperti kacang panjang, tauge, dan bayam. Ada pilihan lauk seperti tempe, telur ceplok, dan kerupuk, serta menu sop berisi kol, kentang, wortel, dan soun sebagai pelengkap.

Harga seporsi pecel di sini dibanderol Rp20 ribu. Tersedia juga menu lain seperti nasi sop Rp33 ribu, ayam goreng Rp10 ribu, serta aneka sate seperti sate bakso, sate ayam, dan sate usus.

Dari Mahasiswa UGM hingga Presiden Joko Widodo

Lokasinya yang berada persis di lingkungan kampus membuat SGPC Bu Wiryo menjadi tempat populer bagi mahasiswa UGM dari masa ke masa. Tidak sedikit dari mereka yang kini telah menduduki posisi penting di pemerintahan maupun dunia usaha.

Warung ini beberapa kali disebut media pernah disambangi tokoh-tokoh nasional alumni UGM, salah satunya Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Konsistensi rasa yang dijaga lintas generasi pengelola inilah yang membuat SGPC Bu Wiryo terus menjadi tempat bernostalgia bagi warga Yogyakarta dan alumni UGM yang kembali berkunjung ke kota pelajar.

Follow www.jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: food.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks