JOGJA — PT Railink (KAI Bandara) memperpanjang jam operasional Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian ini memungkinkan penumpang berangkat lebih pagi dari Stasiun Yogyakarta, yakni pukul 04.20 WIB, sekaligus menambah pilihan jadwal perjalanan harian.
Dari arah Bandara YIA menuju Kota Jogja, perjalanan pertama dimulai pukul 05.16 WIB dan layanan terakhir dijadwalkan berangkat pukul 21.30 WIB. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi penumpang pesawat dengan jadwal terbang yang padat sejak dini hari hingga malam.
Dua Kelas Layanan: Reguler dan Xpress
KAI Bandara mengoperasikan dua jenis layanan pada rute Stasiun Yogyakarta–Stasiun Wates–Bandara YIA. KA Bandara YIA Reguler melayani pemberhentian di Stasiun Wates, sementara layanan Xpress melaju langsung menuju bandara tanpa berhenti di Wates.
Untuk layanan Xpress, waktu tempuh menjadi lebih singkat. Opsi ini dinilai tepat bagi penumpang yang mengejar jadwal penerbangan dan mengutamakan kecepatan.
Tarif Mulai Rp 10.000, Ada Layanan Flexi dengan Akses Lounge
Penyesuaian jadwal dibarengi dengan variasi tarif yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Berikut rincian tarif terbaru KA Bandara YIA:
- KA Reguler relasi Yogyakarta–Wates: mulai Rp 10.000.
- KA Reguler relasi Yogyakarta–Bandara YIA atau sebaliknya: Rp 20.000.
- KA Xpress langsung menuju bandara: mulai Rp 50.000.
- YIA Xpress Flexi: mulai Rp 80.000, termasuk akses ke VIP Lounge.
Dorong Konektivitas Antarmoda dan Pariwisata DIY
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyatakan perubahan ini merupakan upaya perusahaan menghadirkan transportasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya memberi kepastian waktu perjalanan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarmoda di DIY.
"Dengan jadwal perjalanan yang semakin fleksibel sejak dini hari hingga malam hari serta pilihan tarif yang beragam, kami berharap KA Bandara YIA dapat menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat dan wisatawan menuju maupun dari Bandara YIA," ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Porwanto menambahkan, keberadaan moda kereta ini turut mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. "KAI Bandara terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian waktu bagi masyarakat," katanya.