JOGJA — Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan masyarakat yang menantikan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial. Pasalnya, hingga saat ini pemerintah belum merilis jadwal resmi pendaftaran maupun tahapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN.
"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN," ujar Wisudo Putro Nugroho, dikutip dari laman resmi BKN, Rabu (5/8/2026).
Dua Kanal Resmi yang Bisa Dipercaya
BKN menegaskan seluruh informasi resmi terkait seleksi CASN, termasuk CPNS 2026, hanya akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah. Masyarakat diminta memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang kredibel dan dapat diverifikasi.
Dua sumber utama yang dapat dijadikan rujukan adalah portal SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara) serta situs resmi BKN dan akun media sosial resmi BKN yang telah terverifikasi. Berbagai informasi yang beredar melalui poster digital, pesan berantai, maupun unggahan media sosial yang tidak jelas sumbernya berpotensi mengandung informasi menyesatkan.
Modus Penipuan dan Cara Menghindarinya
Menjelang pembukaan seleksi ASN, risiko penipuan dan pencurian data pribadi kerap meningkat. BKN membagikan tiga langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi hal tersebut.
- Jangan asal membuka tautan. Pastikan alamat situs menggunakan domain resmi pemerintah yang berakhiran .go.id sebelum mengakses informasi lebih lanjut. Hindari mengklik tautan yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
- Lindungi data pribadi. Jangan mengisi formulir digital dari sumber yang tidak jelas, terutama yang meminta data sensitif seperti nomor identitas, dokumen kependudukan, maupun informasi pribadi lainnya.
- Hentikan penyebaran informasi palsu. Jangan meneruskan poster, broadcast, maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya untuk memutus rantai penyebaran hoaks.
Prediksi Jadwal dan Persiapan yang Bisa Dilakukan
Meski jadwal resmi belum diumumkan, calon pelamar sebenarnya bisa mulai melakukan persiapan sejak sekarang. Materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), kelengkapan dokumen administrasi, dan pemantauan kanal resmi pemerintah menjadi langkah awal yang bisa ditempuh.
Jika mengacu pada pola seleksi CPNS tahun-tahun sebelumnya, pengumuman dan pendaftaran umumnya dilakukan pada semester kedua tahun berjalan. Estimasi tahapan ini banyak diperkirakan menjadi acuan pelaksanaan CPNS 2026, namun jadwal tersebut masih bersifat prediksi dan bukan pengumuman resmi dari pemerintah.
BKN menegaskan bahwa kepastian mengenai jadwal pendaftaran, formasi, persyaratan, hingga tahapan seleksi CPNS 2026 akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah apabila seluruh persiapan telah selesai.